Manusia dan segala mahluk yang hidup didunia ini,dilahirkan mempunyai nafsu,manusia dan hewan yang hidup bergerak,berusaha dan berikhtiar,adalah didorong oleh hawa nafsunya,manusia tampa nafsu adalah imfotent,lemah syahwat,tidak mempunyai gairah dan upaya,baik terhadap sejenisnya,kalau lelaki terhadap kaum wanita dan kalau wanita terhadap kau lelaki.dan demikian juga dengan wanita,yang jantan terhadap betina dan betina terhadap jantan.nafsu bagi manusia ada bermacam macam : misalnya ada nafsu makan dan minum,nafsu ingin mempunyai isteri dan keturunan,ingin berkuasa,ingin menang ,ingin bahagia dan sebagainya.

Menurut garis besarnya ,semua manusia mempunyai nafus sejak ia lahir,hanya nafsu itu berbeda beda tumbuhnya,waktunya,daya dan kuatnya.perbedaan itu disebabkan karena waktu iklim,daerah manusia itu lahir dan hidup,dan untuk mengenai macam macam nafsu,untuk ini dapat kita uraiakan nafsu yang mengenai kelamin manusia.

Dari pendapat para ahli ilmu kelamin,pertumbuhan nafsu manusia tidak sama cepatnya bagi bangsa di dunia ini,nafsu yang hidup didaerah iklim panas termasuk Indonesia lebih cepat dibandingkan dengan yang hidup didaerah beriklim dingin,bangsa yang hidup didaerah yang panas pada waktu usia 15-16 tahun termasuk usia masa remaja yang telah mempunyai nafsu birahinya.sdang bangsa yang beriklim dingin pada usia remaja nanti berusia 20 tahun yaitu nafsun terhadap kelamin.

Pada masa itu disebut juga dengan “masa pancaroba”,untuk pihak orang tua yang mempunyai remaja,hendak lebih mengawasi dan memperhatikan hidup,pergaulan,gerak langkah anak remajanya,karena mereka telah mulai tumbuh nafsunyayang sejalan dengan pertumbuhan jasmaninya.waktu itu sangat penting mengawasinya zat sat hormone yang menjadi air mani yang keluar dari kelenjar kelenjar tubuhnya sudah mulai mengalir.perubahan suara,janggut,rambut dan buah dada (bagi wanita) telah mulai kelihatan,hormin hormone tersebut yang menggiatkankan seluruh tubuhnya dan menhidupkan nafsu birahinya.

Anak anak gadis waktu itu,belum mengerti pertumbuhan jasmaninya yang berbahaya itu.dan mereka terus bergaul dengan teman temannya,baik teman lelaki atau wanita dengan lelaki.mereka pergi kesekolah,pergi ketempat hiburan,kebioskop dan pergi picnic picnic ketempat tempat udaranya yang sejuk dan nyaman serta pemandangan alam nan indahnya,bagi orang tua melihat pergaulan anak remajanya hanya membiarkan saja,bahkan memberikan uang belanja lagi untuk keperluan mereka,dengan tidak memikirkan akibat dari pergaulan bebas tersebut.

Mereka pun mengetahui bahaya dari akibat pergaulan bebas tersebut,tetapi tidak menghiraukan dan tidak memikirkan untuk bertindak melarang atau mencegahnya.seolah olah orang tua dewasa ini tidak bertanggung jawab akan keselamatan moral anak anaknya? Apalagi bila anak gadisnya atau anak mudahnya meminta uang jalan untuk keperluan picknic yang tak sedikit jumlahnya.dengan senang hati memberikannya .merasa malu apabila tidak bersama anak orang lain dan sebagainya.

Berbeda dengan bangsa barat yang dengan remaja remajanya,yang hidup didaerah dingin itu,bangsa barat bergaul dengan lain jenisnya,pada waktu berusia 15-16 tahun,mereka belum berbahaya dalam hubungan nafsu birahi walaupun mereka bergaul bebas antara lelaki dan wanita antara pemuda dan gadisnya,tidak akan menimbulkan bahaya yang sampai merusak moral pergaulan dan pergaulan tersebut sudah menjadi adat kebiasaan (tradisi) bagi mereka.berciuman pada setiap perjumpaan,pada setiap tempat dan waktu,adalah telah menjadi kebiasaan dan tardisi kehormatan bagi mereka,karena itu kira bisa melihat bangsa barat baik dalam film film atau dalam masyarakat erofa sana,tidak mempengaruhi sampai merusak nafsu birahinya kepada perbuatan yan dilarang oleh agama.

Karena itu,segala adat istiadat bangsa barat tidak semuanya baik untuk bangsa timur termasuk Indonesia,dan janganlah ditiru ,dengan membabi buta saja,apa yang telah menjadi kebiasaan mereka lantas dipraktekkan bula pada masyarakat kita.perbedaan akibat cium tersebut sangat terasa sekali bagi kita yang hidup didaerah panas ini.

Justru karena itulah.maka banyak terjadi hal hal yang tidak baik bagi bangsa kita dan banyak terjadi kerusakan moral yang memalukan.bangsa kita sangat ingin meniru apa saja yang ada dibarat,dianggap sebagai kebiasaan yang membanggakan diri kehormatan,padahal sebaliknya yang tidak baik dan merendahkan kehormatan diri yang dilarang oleh hokum agama kita,terjadilah kerusakan moral,hamil sebelum menikah,melahirkan sebelm bersuami dan 1001 macam penyakit moral yang kita lihat sehari hari pada masyarakat Indonesia dewasa ini yang diberitakan pada media ,semuanya itu adalah akibat dari perbuatan yang sok meniru adat bangsa barat yang tidak dipikirkan mamfaatnya dan mudaratnya terlebih dahulu ,teruama bagi orang tua yang bertanggung jawab atas hal ini.

infolinks